Monday, August 13, 2007

BOIKOT ASTRO

Hati-hati dengan isu ini. Jangan
bodoh, karena sebelum Astro hadir di
Indonesia , yang merupakan anak kemaren
sore atau pemain baru,
sudah ada Pay-TV di Indonesia, yaitu
Indovision, Kabelvision, dan Telkom
vision yang sudah menyiarkan Liga
Inggris
di kanal ESPN dan Star Sportnya.


Kalau Anda sedih, putus asa, nyerah,
dan menaruh harapan pada Astro, itu
jelas bodoh. Jangan membesar-besarkan
nama Astro seolah-olah mereka dewa
penyelamat, padahal mereka lah yang
merebut EPL gratis itu dari tv Anda
dengan
ikut-ikutan bursa tender pembelian
bursa tender hak siar EPL untuk
Indonesia . Padahal Indovision,
Kabelvision,
dan Telkom vision gak mau ikutan,
karena memang udah nyiarin lewat ESPN
dan Star Sport sejak dulu, bahkan
sebelum
Astro ada di Indonesia .


Seharusnya Astro tidak perlu ikutan

bursa tersebut, karena mereka memang
sudah nyiarin juga lewat ESPN dan Star
Sport.
Itu hanya akal-akalan mereka supaya TV
lokal gak nyiarin. Jangan mau
dibodohi. Jangan mau dengerin alasan
sekarang
EPL mahal. Karena isu itu gak pernah
kedengaran tuh di ESPN dan Star Sport.
(Kami langganan Indovision).


Bayangkan, sebenarnya kompetitor Astro

itu Indovision, Kabelvision dan
Telkomvision, eh malah mereka bersaing
dengan
Trans 7, ANTV, RCTI, SCTV dan tv lokal
lainnya. Apa maksudnya? Mengapa EPL?
Anehkan


Yang jelas Astro menang tender, mereka

berani bayar mahal demi mematikan EPL
gratis di TV lokal. Tanpa ikut bursa
pun,
mereka tetap nyiarin EPL lewat ESPN
dan Star Sport. Sebenarnya semuanya
biasa-biasa aja koq. Tanya aja pada
pelanggan
Indovision, Kabelvision dan
Telkomvision. Itu cuma strategi
bisnis. Maklum, dibelakang Astro ada
kapitalis raksasa.


Jadi stop mendewa-dewakan Astro, stop

bicara Astro. Dengan meribut-ributkan
Astro, Anda telah ikut-ikutan
mendukung citra atau brand atau merek
Astro.


Ini adalah kali kedua Astro melakukan

praktek tersebut, dimana setahun yang
lalu Astro
merampas hak siar ESPN, Star Sport,
dan Kanal group Star lainnya secara
eksklusif.


Jelas saja, Pay-TV yang lain seperti

Indovision, Kabel Vision dan Telkom
Vision berang,
dan meminta pemerintah, melalui
menkominfo memberi ancaman sanksi
kepada Astro. Astro akhirnya kalah.


Tetapi sikap tidak tahu malu tersebut

sekarang diarahkan dengan mengorbankan
rakyat miskin
pencinta Liga Inggris, yang jelas-
jelas tidak punya uang untuk bayar Pay-
TV. Kasus sekarang ini, pemerintah
sulit
untuk mencegah. Jadi Anda-anda lah
yang bisa menghentikan arogansi Astro
demi tahun depan EPL disiarkan lagi di
TV Lokal.


Astro telah mencoreng citranya sendiri

di mata rakyat Indonesia . Sepertinya
dibelakang Astro ada orang kuat tapi
bodoh.
Hai, Astro, contohlah Indovision,
Kabel Vision dan Telkom Vision yang
menjangkau pelanggan tanpa
mengorbankan rakyat miskin. Dari dulu,
mereka menyiarkan ESPN dan Star Sport,
tanpa ikut-ikutan bursa tender
hak siar bersaing dengan TV Lokal.


Astro telah melempar bumerang yang

akan menghantam dirinya sendiri. Astro
telah memasang senjata yang akan makan
tuannya sendiri.


Ada yang Astro lupakan bahwa pencinta

Liga Inggris memiliki kekuatan yang
lebih besar dari
uang yang dimiliki Astro.


Karena itu, kami menghimbau kepada

semua pencinta Liga Inggris di tanah
air,
untuk menunjukkan solidaritas terhadap
teman-teman kita yang tidak mampu.
Jangan bodoh,
dan jangan menyangka hanya Astro saja
Pay-TV di Indonesia yang menyiarkan
ESPN dan Star Sport. Astro itu pemain
baru di
Pay-TV. Mereka lagi cari pelanggan.


Kalau tahun lalu Astro bisa

dikalahkan, tahun ini juga bisa.
Supaya Astro jera, dan kalau perlu
gulung tikar.


Karena itu bersatu padulah semua

pencinta Liga Inggris di seluruh
Indonesia untuk memberi
pelajaran bagi Astro supaya jera dari
praktek busuk monopoli nya.


Tunjukkan solidaritas saudara dengan

cara:


- Memberi himbauan kepada rekan-rekan

pencinta Liga Inggris, dan pencinta
bola umumnya di seluruh Indonesia
serta anggota keluarga atau kerabat
Anda untuk melakukan 2 hal:
1. Menolak berlanggangan Pay-TV Astro,
tetapi berlangganan Pay-TV lain seperti
Indovision, Telkom Vision atau Kabel
Vision.

2. Menghimbau mereka untuk berhenti

berlangganan Astro, dengan cara
menunggak pembayaran Astro hingga
layanan diputus sendiri oleh Astro,
lalu daftar langganan ke Pay-TV lain.


- Mengkampanyekan Anti-Astro sama hal

nya dengan Anti-Narkoba dengan membuat
spanduk, kaos, stiker mobil, stiker
motor yang bertuliskan Anti Astro, dan
memajangnya serta
membagi-bagikannya atau menjualnya di
stadion-stadion sepak bola pada saat
pertandingan bola Liga Indonesia .

Gunakan

slogan-slogan seperti:
1. STOP ! JANGAN PAKAI ASTRO
2. SAY NO TO ASTRO
3. BOIKOT ASTRO
4. Buat logo verboden untuk Astro
5. atau kata-kata lain, asal tidak
menghina.
6. ASTRO DATANG, LIGA INGGRIS HILANG
DARI KAMPUNG KITE
7. JANGAN BAYAR ASTRO UNTUK LIGA
INGGRIS
8. TANPA ASTRO, LIGA INGGRIS GRATIS
9. MASIH ADA KOQ YANG LAIN:
INDOVISION, KABELVISION, TELKOMVISION


Selalu cantumkan di bawahnya,

SOLIDARITAS UNTUK RAKYAT MISKIN
PENCINTA LIGA INGGRIS


- Menggerakkan semua klub, fans,

perhimpunan, pencinta Liga Inggris,
fans MU, Chelsea , Liverpool dan
Arsenal, di seluruh
Indonesia , secara terorganisir untuk
memboikot Astro. Mengadakan aksi damai
dan terhormat untuk menolak Astro
dengan harapan
diliput oleh media cetak dan
elektronik. Untuk Astro-Gate 2 ini
kasusnya tidak semudah kasus pertama.
Karena itu sepertinya
pemerintah sulit mencegah seperti
kasus pertama. Ingat berapa banyak
pencinta bola yang nonton bola di
stadion-stadion bola kita. Mereka
puluhan ribu, ratusan ribu, bahkan
jutaan. Merekalah partner-partner kita.


- Mengirimkan email ini ke milis-milis

manapun, ke teman-teman Anda, kalau
perlu menterjemahkannya ke bahasa
Inggris untuk dibaca juga oleh orang
asing.


- Bangunlah kerjasama dengan

Indovision, Kabel vision dan Telkom
vision untuk meningkatkan marketing
mereka, karena mereka
selama ini menghormati kesempatan kita
menonton Liga Inggris secara gratis di
TV Lokal.


Motivasi kita untuk kampanye ini

adalah sebagai solidaritas kita kepada
pencinta bola diseluruh Indonesia ,
khususnya Liga Inggris, yang tidak
mampu membayar Pay-TV karena untuk
membeli minyak goreng saja mereka
tidak sanggup. Bayangkan mang-mang
becak, supir bajaj, mahasiswa,
masyarakat di kampung-kampung, yang
kehilangan hiburan positif dalam
kehidupan sehari-hari mereka. Mudah-
mudahan musim depan, Liga Inggris
kembali ditayangkan di TV Lokal.


Salam kami

- Masyarakat Anti-Monopoli dan
Solidaritas untuk Rakyat Miskin
Pencinta Liga Inggris

No comments: